BERITA UTAMA :: Jum'at, 02-03-2018

Kemenkop & UKM RI Seleksi 150 Wirausaha Kampus

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) RI akan melaksanakan program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dengan tema “Gerakan Mahasiswa Pengusaha”.

BANDUNG-Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) RI akan melaksanakan program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dengan tema “Gerakan Mahasiswa Pengusaha”. Untuk Jawa Barat akan diseleksi sebanyak 150 peserta dari 7 (tujuh) Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/PTS yang berada di Kota Bandung diantaranya Universitas Padjadjaran (Unpad), Ikopin, Universitas Telkom, Universitas Sangga Buana, Unversitas Widyatama, Politeknik Bandung (Polban), Politeknik LP3I Bandung.

“Dari 150 mahasiswa tadi akan mengikuti Pemasyarakatan Kewirausahaan dan sekaligus seleksi pada 6 Maret 2018 bersamaan dengan di 8 (delapan) provinsi lainnya. Seleksi oleh fasilitator dari 150 orang menjadi 80 orang.,” tutur Dwi Andriani S, Deputi Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM RI, pada Rapat Sinergitas ABCGM, di Ruang Rapat Lantai II Dinas KUK Jawa Barat, Rabu (28/2).

Menurut Dwi, ke-80 orang tadi akan mengikuti pelatihan kewirausahaan mulai 8-10 Maret 2018 dan dilanjutkan dengan seleksi untuk mendapatkan bantuan modal wirausaha pemula. Besarannya maksimal Rp 13 juta per orang. Jawa Barat mendapatkan kuota sebesar Rp 260 juta atau lebih kurang 20 wirausaha pemula. Kegiatan Gerakan Mahasiswa Pengusaha akan diawali dengan penandatangan Nota Kesepahaman bersama antara Kemenkop dan UKM RI dengan perguruan tinggi terpilih, di Bali pada 6 Maret 2018.

Kepala Dinas KUK Provinsi Jawa Barat, Dudi Sudradjat Abdurachim mengatakan, kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa yang memiliki rintisan usaha minimal 6 (enam) bulan. GKN ini satu konsep dengan kegiatan sinergitas ABCGM yakni mendorong UMKM Naik kelas. “Kebetulan yang dibidik kementerian antara Wirausaha Muda dari kalangan kampus. Ini sejalan dengan konsep ABCGM dimana didalamnya ada Akademisi. Kita sangat mensupport kegiatan ini,” katanya.

Dudi mengatakan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri untuk menyelesaikan masalah ekonomi. Butuh dukungan, sinergitas dan koordinasi dari berbagai pihak atau pentahelix yakni Akademisi, Bisnis, komunitas, pemerintah dan media. “Mencetak wirausaha itu mudah, yang susah memeliharanya. Untuk menjadi besar mereka perlu dipupuk, didampingi agar mereka besar danberkembang. Ini butuh biaya besar, pemerintah tidak sanggup sendiri, makanya perlu sinergitas dari ABCGM,” paparnya.

Selain paparan dari kementerian KUKM RI, kegiatan Rapat Rutin Sinergitas ABCGM memaparkan berbagai program kegiatan ABCGM serta presentasi dari PT Telkom Regional III tentang peluang usaha Wifi. Id corner. (ade)

...
Nama :
Email :
Komentar :
 
Kirim